CARA MEMILIH MEREK AC YANG SESUI DENGAN KEBUTUHAN ANDA
Berbicara masalah AC memang tidak ada habisnya, karena setiap saat para produsen AC pun selalu berinovasi untuk meluncurkan trobosan-trobosan terbarunya. Hal itu bukan lain sebenarnya untuk meningkatkan daya tarik masyarakat, selain itu juga ada faktor kecanggihan teknologi, hemat energi dan ramah lingkungan.
Dengan semakin bayaknya teknologi canggih yang ditawarkan para produsen AC membuat harga yang dipatok pun lumayan mahal, hal inilah yang terkadang membuat orang yang ingin membeli ac mencari alternatif membeli AC yang setengah pakai atau bekas.
AC baru tentunya harganya juga mahal, karena biasanya AC yang baru dibarengi dengan garansi satu sampai lima tahun dari service center, sebenarnya kalau dipikir lebih murah beli yang baru karena ada garansi dari brandnya selama beberapa waktu dibandingkan membeli barang bekas yang belum tentu keawetannya dan pastinya tidak ada garansi resmi, mungkin hanya garansi penjual satu bulan.
Beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika hendak membeli AC untuk rumah anda, sebagai bahan pertimbangan supaya tidak menyesal dikemudian hari.
1. Pertimbangkan dulu Merk AC apa yang hendak anda beli.
Merk AC masih menjadi penentu kualitas AC yang akan anda peroleh, Jika ingin kualitas yang terbaik tentunya anda juga harus membeli AC bermerk bagus dengan harga yang relatif mahal. Tapi lagi-lagi kita akan dibuat dilema dengan kenyataan yang ada di lapangan, bahwa Merk tidak bisa menjadi ukuran kualitas, karena sering sekali terjadi AC baru dengan Merk yang terkenal beberapa bulan trouble.
2. Pertimbangkan Budget untuk membeli AC
Jika Anda hendak membeli AC namun biaya yang ada terbatas, maka alternatif terbaik adalah tetap beli AC baru meskipun merknya tidak terkenal atau buatan Ch*na. Daripada Anda membeli AC bekas yang bermerk bagus, lebih baik beli merk Ch*na tapi baru, kenapa demikian?
Meskipun barang baru tidak bisa jadi patokan keawetan AC, namun setidaknya AC yang baru itu bergaransi minimal 1 tahun, jika rusak tinggal garansikan tanpa mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan. Berbeda dengan kalau membelinya second, jika rusak siapa yang akan memberi garansi?
Namun semua ini hanya pendapat yang tidak berdasar, hanya memperkirakan dengan logika, jika anda yakin dengan barang bekas yang akan anda beli, tidak ada salahnya, karena bukan berarti AC bekas akan cepat rusak maupun sebaliknya.
Semoga bisa jadi pertimbangan.
